Pada tanggal 18 Agustus beberapa waktu lalu, US Food and Drug Administration akhirnya memberikan lampu hijau untuk memberikan segel persetujuan untuk peredaran obat baru yang digunakan oleh wanita premenopause. Obat baru tersetbu resmi dijuluki diberi nama Addyi (Flibanserin), tetapi juga dikenal sebagai pil merah muda atau Viagra untuk wanita, yang berkhasiat untuk meningkatkan libido. Secara khusus, produsen Sprout Farmasi mengatakan bahwa obat tersebut dirancang untuk mengobati hypoactive sexual desire disorder (HSDD).


Kondisi ini diakui oleh komunitas medis sekitar 40 tahun yang lalu yaitu menyebutkan bahwa gejala tersebut meliputi ketidak tertarik pada hubungan intim atau mungkin tidak ada fantasi seksual pada wanita dewasa. "HSDD berkembang pada pasien yang sebelumnya tidak punya masalah dengan hasrat seksual," ujar ahli Food and Drug Administration dalam sebuah laporan.

Reaksi Addyi (Flibanserin) tidak bekerja seperti Viagra yang berekasi meningkatkan aliran darah, Addyi (Flibanserin) bekerja pada otak. Obat ini dirancang untuk merangsang korteks prefrontal dan sampai tingkat neurotransmitter dopamin dan norepinefrin, yang mempunyai efek kegembiraan.
 
Top