NASA kini bekerja keras membangun roket paling kuat di dunia yang nantinya akan diluncurkam melalui Space Launch System (SLS). Roket yang dibangun nantinya dirancang untuk meluncurkan astronot ke Mars dan siap pada tahun 2018. 14 Agustus, NASA datang satu langkah lebih dekat pada Space Launch System dengan malukan uji empat mesin roket yang dilakukan di Stennis Space Center di dekat Bay St Louis, Mississippi. Nasa sebenarnya selama tahun 2015 ini telah melakukan tes beberapa kali yaitu pada tanggal 9 Januari, 28 Mei, 11 Juni bertahan hingga 500 detik, 17 Juli bertahan hingga 535 detik dan di bulan Agustus 2015. Uji RS-25 dipasang pada sebuah cincin untuk tes ini, dalam tes tersebut roket mampu bertahan selama 535 detik, merupakan jumlah waktu yang akan diperlukan untuk menjaga dan berjalan selama peluncuran sukses yang sebenarnya. Ilmuwan NASA kini memilah-milah data yang dikumpulkan selama uji coba terbaru ini, melihat bagaimana mesin generasi terbaru tersebut berjalan dengan tingkat dorongan yang berbeda selain itu kinerja perangkat lunak dan aliran propelan juga di bawah pengawasan ketat Nasa. RS-25 menghasilkan lebih dari 12 juta tenaga kuda, didukung oleh empat turbopumps yang masing-masing menghasilkan 100 tenaga kuda dengan poros yang berputar pada kecepatan 37.000 rpm. CNET.






 
Top