Perusahaan raksasa teknologi seperti Facebook dan Google lebih memilih untuk memindahkan pusat data mereka ke negara-negara yang lebih dingin untuk mengurangi tagihan pendingin udara mereka, namun sedikit berbeda apa yang telah dilakukan oleh Microsoft, perusahaan tersebut lebih memilih tempat yang sedikit berbeda untuk pusat data mereka dengan harapan dapat menghemat biaya energi yang tinggi untuk pendinginan mereka, jawabnya adalah Under the Sea. Microsoft mengatakan : "50% of us live near the coast. Why doesn't our data?"


Membangun pusat data yang besar di bawah air mungkin terdengar gila, tapi itu tetap dilakukan oleh Microsoft sebagai sesuatu hal yang baru dan perlu di uji coba dengan memperkenalkan apa yang mereka sebut sebagai "submarine data center" dengan nama Leona Philpot. Pengujian data center Microsoft dijuluki Project Natick - sebuah proyek penelitian yang sedang berlangsung untuk membangun dan menjalankan pusat data dasar laut, perusahaan yang percaya bisa membuat pusat data ramah lingkungan, hemat biaya.



Leona Philpott (karakter Halo dari Microsoft Xbox) diuji pada bulan Agustus tahun lalu, para insinyur Microsoft membuat kapsul baja yang sangat besar dan menenggelamkannya dengan jarak satu kilometer di lepas pantai California, di Samudera Pasifik. Kapsul raksasa tersebut dilengkapi dengan sekitar 100 sensor untuk memantau setiap kondisi kapsul di dalam air seperti tekanan, kelembaban, dan yang paling penting gerak.
 
Top