Seorang hacker yang ditangkap tahun lalu, membajak email selebriti, mencuri pesan pribadi dan sex tapes untuk di pasar gelap akhirnya dijatuhi hukuman lima tahun penjara. Alonzo Knowles, seorang pemuda 24 tahun asal Bahama dinyatakan bersalah oleh Hakim Distrik AS - Paul A. Engelmayer di Manhattan pada 6/12/2016. Knowles, berhasil membajak email dan nomor telepon dari 130 selebriti, mengaku bersalah pada bulan Mei untuk tuduhan pencurian identitas dan pelanggaran hak cipta seperti dilaporkan New York Times.


Hacker menyatakan penyesalannya di pengadilan dan sudah menyerahkan script yang telah ia curi, lagu dan $ 1.900 dalam bentuk tunai. Pihak berwenang menangkap Knowles akhir Desember dan menyita laptop-nya yang kemudian dihancurkan oleh penyidik. Pihak berwenang menemukan folder yang berisi data curian yang meliputi:
  •     Social Security numbers for actors and professional athletes
  •     Private, explicit images
  •     Scripts for unreleased TV shows and movies and even contract documents
  •     Emails and phone numbers of at least 130 celebrities
  •     Sex tapes of celebrities
Hacker ditangkap setelah terbang ke New York dari Bahama untuk menjual 15 film dan skrip acara TV, Nomor Jaminan Sosial (SSN) dari aktris film dan dua atlet kepada agen rahasia U.S. Department of Homeland Security sebesar $ 80.000.

Kristy J. Greenberg, seorang jaksa, mengatakan di Pengadilan Distrik Federal di Manhattan bahwa motivasi Knowles ini adalah "Dia fokus ingin menjadi orang kaya dan terkenal," katanya, "dengan menyebarluaskan informasi pribadi selebriti dan mengeksploitasi mereka."
 
Top