Maraknya ransomware yang bertebaran di internet membuat pengembang antivitus asal Bucharest, Romania - Bitdefender membuat aplikasi Bart Ransomware Decryption Tool. Tool ini diperkenalkan sebagai jawaban kepada mereka yang terkena dampak serangan Bart Ransomware, yang membuat banyak orang kehilangan file atau uang mereka untuk penyerang. Nah, bagi mereka yang terkena dampak Bart ransomware tidak lagi perlu khawatir karena Bitdefender datang dengan alat dekripsi untuk membantu korban serangan Bart Ransomware untuk memulihkan data mereka.


Bart ransomware pertama kali terlihat kembali pada bulan Juli 2016 sampai sekarang, dalam kurun waktu tersebut belum ada solusi untuk memecahkan masalah tersebut. Namun Bitdefender Bart Ransomware Decryption Tool akan membuat perbedaan, aplikasi ini datang dengan dekripsi file dari beberapa ekstensi diantaranya ".bart.zip," ".bart," dan ".perl."

BitDefender mengatakan alat ini hasil dari kolaborasi antara perusahaan, Europol, dan polisi Rumania dalam rangka untuk mendukung kampanye "No More Ransome" yang dimulai dikampanyekan oleh Europol Eropa Cybercrime Center.

Bagaimana Bart Ransomware bekerja?, Bart ransomware menempatkan dirinya terpisah dari keluarga Ransom lain karena dapat mengenkripsi file korban tanpa bergantung pada koneksi internet. Namun kemudian diperlukan juga koneksi internet untuk mengakses server komando yang digunakan untuk mentransfer Bitcoins dan menyerahkan kunci dekripsi kepada korbannya.

Malware ini terdeteksi menggunakan kode berbahasa Rusia, Belarus, dan Ukraina, yang menunjukkan bahwa hal tersebut sangat mungkin kode program ditulis oleh hacker Rusia, atau hanya sebuah serangan kamuflase seperti yang dilakukan oleh CIA.

Para peneliti mengklaim bahwa pengembang Bart malware meniru dari kemampuan yang dimiliki oleh Dridex dan Locky, serta menggunakan spam email sebagai metode distribusi utama.
 
Top