Jika Anda memiliki video menarik di saluran YouTube yang bahkan belum mencapai 10.000 view, maka video tersebut sekarang ini tidak akan menampilkan iklan pada video Anda. Keputusan itu muncul setelah beberapa waktu lalu Youtube diboikot oleh 250 merek dagang yang sering muncul di Youtube, sekarang ini para pemegang merek mengatakan mereka tidak ingin iklan mereka ditempatkan di samping konten video yang merugikan perusahaan mereka seperti pada video kebencian.


Youtube sekarang ini membuat beberapa langkah untuk menangani boikot yang dilakukan oleh 250 merek dagang yang tersebar diseluruh dunia, perusahaan mengatakan kepada The Wall Street Journal.

Untuk menghindari boikot beberapa perusahaan dagang tersebut, Youtube mengelurkan beberapa kebijakan seperti tidak menampilkan iklan pada video yang memiliki kurang dari 10.000 total penayangan, Youtube juga berencana untuk memblokir saluran yang mencuri konten dari sumber lain untuk mendapatkan pendapatan apapun dari platform tersebut. Itu berarti bahwa jika Anda menyalin dari video acara John Oliver dan kemudian memposting dengan komentar lucu, maka Anda tidak akan melihat iklan pada video atau mendapatkan uang dari YouTube, tidak peduli berapa banyak view yang didapat.

Sampai sekarang ini cukup mudah untuk mendapatkan uang dari YouTube, meskipun imbalan yang diberikan sangat bervariasi dari satu negara ke negara lain. Sistem YouTube bekerja secara otomatis, sehingga iklan ditempatkan terhadap konten dengan menggunakan metode algoritmik. Inilah yang menyebabkan iklan dari merek terkemuka yang ditampilkan terhadap video rasis atau konten yang dilarang.

Google telah mengumumkan beberapa perubahan lain dalam upanya untuk mendistribusikan iklan pada platform-nya. Salah satu solusi perusahaan mengatakan akan mengembangkan machine learning, yang akan membantu mengidentifikasi konten yang dilarang.
 
Top